Metodologi Riset


ANEKAKABAR.COM
Beraneka Kabar, Satu Portal

ANEKAKABAR.COM menerapkan metodologi riset sebagai dasar dalam proses pengumpulan, pengolahan, dan penyajian informasi guna memastikan akurasi, kredibilitas, serta keberimbangan setiap konten jurnalistik yang dipublikasikan.


1. Tujuan Riset

Metodologi riset bertujuan untuk:

  1. Menjamin keakuratan dan keabsahan data serta informasi.

  2. Mendukung proses verifikasi dan validasi berita.

  3. Menyajikan informasi yang objektif, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

  4. Menghindari kesalahan faktual dan misinformasi.


2. Sumber Data

ANEKAKABAR.COM menggunakan sumber data yang meliputi:

  1. Sumber Primer, yaitu wawancara langsung dengan narasumber yang kompeten dan berwenang.

  2. Sumber Sekunder, berupa dokumen resmi, data pemerintah, arsip, laporan, publikasi ilmiah, serta rilis lembaga yang kredibel.

  3. Sumber Digital, termasuk basis data daring dan platform resmi yang dapat diverifikasi.


3. Teknik Pengumpulan Data

Proses pengumpulan data dilakukan melalui:

  1. Observasi lapangan.

  2. Wawancara langsung maupun tidak langsung.

  3. Studi dokumen dan literatur.

  4. Penelusuran data digital (digital research).


4. Proses Verifikasi dan Validasi

  1. Setiap informasi diuji kebenarannya melalui konfirmasi silang (cross-check) kepada lebih dari satu sumber apabila memungkinkan.

  2. Data yang bersifat sensitif atau berpotensi menimbulkan dampak luas dilakukan verifikasi berlapis.

  3. Informasi yang belum terverifikasi secara lengkap tidak disajikan sebagai fakta final.


5. Analisis dan Penyajian Data

  1. Data dianalisis secara objektif tanpa keberpihakan.

  2. Fakta dan opini dipisahkan secara tegas.

  3. Penyajian data dilakukan secara jelas, mudah dipahami, dan kontekstual.

  4. Dalam berita investigatif atau berbasis data, redaksi dapat menggunakan pendekatan analisis kualitatif maupun kuantitatif.


6. Etika dan Independensi

  1. Seluruh proses riset mengacu pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Media Siber.

  2. Wartawan dilarang memanipulasi data atau informasi.

  3. Tidak ada intervensi dari pihak mana pun dalam proses riset dan pemberitaan.


7. Koreksi dan Evaluasi

  1. Redaksi melakukan evaluasi berkala terhadap proses riset dan pemberitaan.

  2. Kesalahan data akan segera dikoreksi secara terbuka dan bertanggung jawab.

  3. Masukan dari publik menjadi bagian dari peningkatan kualitas riset dan jurnalistik.


Penutup

Metodologi Riset ini menjadi landasan kerja jurnalistik ANEKAKABAR.COM dalam menyajikan berita yang terpercaya, akurat, dan berintegritas demi kepentingan publik.



https://www.anekakabar.com/p/metodologi-riset.html

Posting Komentar

Ad
Ad